Apakah permen dan permen kenyal halal? Panduan bahan
Panduan bahan permen: gelatin babi, karmin (E120), shellac, dan perisa beralkohol — plus cara memilih permen halal untuk anak.
Diperbarui: 2026-09-07
Permen terlihat sederhana, tetapi daftar bahannya sering memuat turunan hewani dan pelapis yang perlu diperiksa. Empat bahan berikut paling sering menjadi penyebab permen tidak halal.
Gelatin (E441)
Permen kenyal, jelly, dan marshmallow biasanya memakai gelatin. Gelatin babi haram; gelatin ikan halal; gelatin sapi halal bila bersertifikat.
Karmin / kokineal (E120)
Pewarna merah dari serangga cochineal. Mazhab Maliki cenderung membolehkan, sementara banyak ulama Hanafi dan Syafi'i menghindarinya. Karena itu SafaScan menandainya sebagai mushbooh.
Shellac (E904)
Pelapis mengilap dari sekresi serangga lac. Status hukumnya diperselisihkan; banyak lembaga sertifikasi menerimanya, sebagian muslim memilih menghindari.
Perisa beralkohol dan E471
- ✦Perisa yang memakai etanol sebagai pelarut — jejak kecil umumnya ditoleransi ulama kontemporer
- ✦E471 mono- dan digliserida — halal bila nabati, haram bila dari lemak babi
- ✦E476 poligliserol polirisinoleat — biasanya nabati (minyak jarak)
Pilihan yang lebih aman
- ✦Permen keras berbasis gula tanpa gelatin
- ✦Permen berlogo halal resmi
- ✦Permen kenyal berbahan pektin
- ✦Cokelat polos tanpa isian krim beralkohol
Cek status halal dalam sekali pindai
Pindai barcode produk apa pun dengan SafaScan dan lihat vonis Halal, Mushbooh, atau Haram beserta alasannya.
